Mengenal Apa itu Patologi Hematologi dan Penyakit yang Berkaitan

Patologi hematologi merupakan cabang bidang kedokteran yang mempelajari fisiologi, patologi, etiologi, diagnosis, pengobatan, prognosis, dan pencegahan kelainan yang berhubungan dengan darah. Darah memiliki peranan penting dalam kesehatan karena dapat membawa zat-zat penting seperti oksigen dan nutrisi ke seluruh tubuh, membantu melawan penyakit serta membantu mengontrol keseimbangan air dan keasaman tubuh.

Anatomi Darah

Darah terdiri dari beberapa bagian yaitu sel darah merah, sel darah putih, trombosit dan plasma. Sel darah merah berperan membawa oksigen dari paru-paru ke jaringan tubuh serta membawa karbon dioksida kembali ke paru-paru. Sel darah putih berperan untuk melawan infeksi sedangkan trombosit berperan untuk menghentikan atau mencegah pendarahan.

Apa Saja Yang Dilakukan Dokter Spesialis Patologi Hematologi?

Ada beberapa tes dan prosedur yang dilakukan oleh dokter spesialis hematologi yaitu:

  • Transfusi darah, prosedur penyaluran darah dari satu orang sehat ke orang lainnya yang biasanya berhubungan dengan kondisi medis kekurangan darah.
  • Jumlah trombosit, membantu mendiagnosis dan memantau gangguan darah.
  • Hitung sel darah lengkap, yang membantu mendiagnosis anemia, penyakit radang, kanker darah serta membantu untuk memantau kehilangan darah dan infeksi.
  • Tes enzim darah, digunakan untuk membantu mendiagnosis kondisi kardiovaskular yang termasuk serangan jantung.
  • Biopsi sumsum tulang, mendiagnosis dan memantau anemia, trombositopenia, yang berhubungan dengan jumlah trombosit yang rendah dan beberapa jenis kanker.

Penyakit Apa Saja Yang Dapat Ditangani

Dokter spesialis patologi hematologi menangani beberapa penyakit yang berhubungan dengan darah seperti:

  • Anemia, merupakan kondisi dimana seseorang kekurangan sel darah merah. Anemia biasanya disebabkan oleh kekurangan zat besi atau vitamin B12, pendarahan seperti pendarahan berat pada wanita yang sedang menstruasi. Dalam kondisi yang lebih parah juga disebabkan oleh kondisi dimana sumsum tulang tidak bisa menghasilkan jumlah sel darah merah yang cukup (anemia aplastik) serta autoimun, saat sistem kekebalan tubuh menghancurkan sel darah merahnya sendiri.
  • Leukemia merupakan salah satu jenis kanker darah yang disebabkan produksi sel darah putih berlebih pada tubuh. Ada beberapa faktor yang meningkatkan risiko seseorang terkena leukimia seperti adanya keluarga yang pernah terkena leukimia, kelainan genetik seperti down syndrome, kelainan darah hingga paparan radiasi tingkat tinggi.
  • Hemofilia adalah kondisi yang menyebabkan terganggunya proses pembekuan darah. Ada tiga tipe hemofilia yaitu hemofilia tipe A atau klasik hemofilia yang terjadi karena tubuh kekurangan faktor pembeku darah VIII. Hemofilia tipe B terjadi karena tubuh kekurangan faktor pembeku darah IX yang terjadi karena faktor genetik. Terakhir hemofilia tipe C disebabkan karena tubuh kekurangan faktor pembeku darah XI.
  • Limfoma termasuk salah satu jenis kanker darah yang menumpuk di sistem kelenjar getah bening. Limfoma dapat dengan cepat menyebar ke berbagai organ yang paling sering menyebar ke hati, sumsum tulang atau paru.
  • Multiple myeloma, jenis kanker darah yang menyerang sel plasma. Sel plasma merupakan salah satu jenis sel darah putih yang ditemukan di sumsum tulang. Pada sumsum tulang, sel plasma memproduksi antibodi yang membantu tubuh melawan penyakit dan infeksi.

Darah merupakan bagian penting dari tubuh, jika terjadi sesuatu pada darah maka kesehatan tentu akan terganggu. Karena itu penting untuk mengetahui kondisi darah dengan melakukan serangkaian tes dan pemeriksaan, salah satunya dengan melakukan pemeriksaan darah lengkap.

Jika menemukan ada yang permasalahan pada hasil tes, jangan ragu untuk langsung mendatangi dokter spesialis patologi hematologi untuk mendapatkan perawatan yang tepat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *