Minyak Telon Konicare Bantu Atasi Kembung

Minyak Telon Konicare Bantu Atasi Kembung

Perut kembung adalah sebuah kondisi di mana gas menumpuk di dalam saluran pencernaan. Hal ini akan membuat perut terasa penuh dan sangat tidak nyaman. Perut kembung biasanya terjadi akibat mengonsumsi makanan atau minuman tertentu. Namun, tidak jarang perut kembung merupakan salah satu tanda atau gejala bahwa Anda sedang menderita suatu kondisi yang lebih serius. Dalam banyak kasus, perubahan diet dan gaya hidup dapat membantu mengatasi perut kembung dan membantu mengatur gas berlebih. Anda juga bisa menggunakan minyak telon Konicare, yang mana terbuat dari minyak kayu putih, minyak adas, dan minyak kelapa. 

Mengapa perut kembung terjadi?

Minyak telon Konicare efektif atasi perut kembung. Namun, sesungguhnya apa itu perut kembung dan mengapa kondisi ini dapat terjadi? Saat kita makan, minum, dan bahkan menelan air liur, tubuh kita juga menelan sedikit udara. Udara yang tertelan ini dapat menumpuk di usus. Gas yang ada di dalam sistem pencernaan umumnya terdiri dari nitrogen dan oksigen. Saat tubuh manusia mencerna makanan, gas, yang terdiri dari hydrogen, methane, dan karbondioksida, dilepaskan. Saat gas semakin menumpuk, tubuh perlu mengeluarkannya, baik lewat mulut lewat sendawa atau lewat saluran dubur. Perut kembung biasanya terjadi tanpa seseorang menyadari hal ia menderita kembung. Tidak ada bau, dan dengan jumlah yang sangat sedikit. Ketika perut kembung disertai dengan bau, biasanya hanya ada gas sulfur dalam jumlah kecil. Ketika makanan tidak dicerna dengan baik, makanan akan membusuk dan menciptakan sulfur. 

Perut kembung dapat disebabkan oleh proses tubuh yang normal, atau karena sebuah kondisi yang memengaruhi sistem pencernaan. Sumber eksogen adalah sumber yang berasal dari luar. Kita menelan udara saat makan, minum, dan menelan ludah, terutama ketika air liur berlebih diproduksi karena mual atau refluks asam. Sumber endogen berada di dalam usus. Gas dapat muncul akibat produk samping pencernaan suatu makanan tertentu, atau ketika makanan tidak benar-benar dicerna sepenuhnya. Ketika makanan tidak dicerna sepenuhnya oleh lambung atau usus halus, perut kembung dapat terjadi ketika sisa makanan mencapai usus besar. 

Makanan yang menyebabkan perut kembung biasanya adalah makanan yang tinggi kandungan polisakarida, terutama oligosakarida seperti inulin. Inulin masuk ke dalam serat diet yang disebut fruktan. Contoh makanan yang dapat memperparah perut kembung di antaranya adalah sayur-sayuran seperti brokoli dan kubis, sereal seperti gandum dan oat, kacang-kacangan dan polong-polongan, produk dairy atau olahan susu, roti, dan kacang mete. Misalnya, karbohidrat kompleks dalam kacang sulit untuk tubuh manusia cerna. Karbohidrat kompleks akan dicerna oleh mikroorganisme di usus yang dikenal dengan sebutan flora usus, yang memproduksi methane. Saat karbohidrat kompleks mencapai usus bawah, bakteri akan mengonsumsinya dan memproduksi gas. Sama halnya pada orang-orang yang memiliki intoleransi laktosa. Saat seseorang mengonsumsi makanan yang mengandung laktosa, seperti susu, dan kekurangan enzim untuk mengurainya, bakteri akan mengonsumsi laktosa. Pada beberapa orang, hal ini akan menyebabkan mereka memproduksi gas dalam jumlah yang sangat besar. 

Perut kembung biasanya bukanlah suatu kondisi yang serius, namun kondisi ini bisa sangat menganggu aktivitas. Dalam banyak kasus, perubahan gaya hidup dan makanan yang dikonsumsi sudah cukup untuk mengatasi perut kembung. Anda juga bisa menggunakan minyak telon Konicare yang efektif mengatasi perut kembung. Anda juga disarankan untuk sering berolahraga. Mengingat aktivitas akan meningkatkan fungsi sistem pencernaan, dan hal ini dapat membantu mengurangi gas dan perut kembung.